h1

Jika Golput Haram…

8 Juli 2014

Berikut ini kutipan Fatwa MUI yang menyimpulkan haramnya tidak memilih dalam pemilu alias golput:

Dari http://www.republika.co.id/berita/pemilu/hot-politic/14/02/27/n1nh50-ini-bunyi-fatwa-mui-tentang-wajib-memilih-dalam-pemilu

Menggunakan Hak Pilih dalam Pemilihan Umum

  1. Pemilihan Umum dalam pandangan Islam adalah upaya untuk memilih pemimpin atau wakil yang memenuhi syarat-syarat ideal bagi terwujudnya cita-cita bersama sesuai dengan aspirasi umat dan kepentingan bangsa.
  1. Memilih pemimpin dalam Islam adalah kewajiban untuk menegakkan imamah dan imarah dalam kehidupan bersama.
  1. Imamah dan Imarah dalam Islam menghajatkan  syarat-syarat sesuai dengan ketentuan agar terwujud kemaslahatan dalam masyarakat.
  1. Memilih pemimpin yang beriman dan bertakwa, jujur (siddiq), terpercaya (amanah), aktif dan aspiratif (tabligh), mempunyai kemampuan (fathonah), dan memperjuangkan kepentingan umat Islam hukumnya adalah wajib.
  1. Memilih pemimpin yang tidak memenuhi syarat-syarat sebagaimana disebutkan dalam butir 4 (empat) atau tidak memilih sama sekali padahal ada calon yang memenuhi syarat hukumnya adalah haram.

Rekomendasi

  1. Umat Islam dianjurkan untuk memilih pemimpin dan wakil-wakilnya yang mengemban tugas amar makruf nahi munkar.
  2. Pemerintah dan penyelenggara pemilu perlu meningkatkan sosialisasi penyelenggaraan pemilu agar partisipasi masyarakat dapat meningkat, sehingga hak masyarakat terpenuhi.

Fatwa ini ditetapkan di Padangpanjang, Sumatra Barat, pada 26 Januari 2009. Sedangkan pimpinan MUI yang menandatangani adalah pimpinan Komisi Fatwa MUI KH Ma’ruf Amin, Wakil Ketua MUI Dr H M Masyhuri Na’im, dan Sekretaris Sholahudin Al Aiyub, M.Si

***

Wahai, Al Mukarrom para Ulama selaku pewaris para nabi…

Jika golput haram, adakah di antara para caleg dan capres itu yang: memenuhi syarat-syarat ideal bagi terwujudnya cita-cita bersama sesuai dengan aspirasi umat dan kepentingan bangsa; beriman dan bertakwa, jujur (siddiq), terpercaya (amanah), aktif dan aspiratif (tabligh), mempunyai kemampuan (fathonah), dan memperjuangkan kepentingan umat Islam???

Jika ada, maka tunjukkanlah kepada kami siapa gerangan sang caleg dan capres tersebut, sebutkanlah identitasnya dengan jelas agar kami memilihnya. Karena jika Antum tidak menyebutkannya, maka berarti Antum telah menyembunyikan kebenaran.

Tidakkah semua caleg dan capres itu adalah orang-orang baik yang berniat baik dan telah berjanji akan memperjuangkan kemakmuran dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia???

Jika benar demikian, bukankah tidak menjadi masalah siapapun yang akan terpilih menjadi anggota legislatif maupun menjadi pemimpin di semua lini pemerintahan, karena toh semuanya adalah orang-orang baik yang akan berbuat kebaikan dan mereka akan menjadi legislator dan pemimpin bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan lagi milik  parpol maupun koalisi parpol yang mendukung???

Lalu mengapakah harus diadakan pemilihan umum yang menghabiskan biaya trilyunan rupiah uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk membiayai program-program nyata yang menyejahterakan rakyat??? Tidakkah pemilu ini hanyalah menjadi pemborosan yang berarti bersahabat dengan setan yang seharusnya diharamkan???

Jika ada di antara caleg dan capres adalah orang-orang yang akan berkhianat, tidak layak dipilih, dan tidak sesuai dengan kriteria/syarat-syarat yang Antum tetapkan, maka tunjukkanlah kepada kami siapa gerangan sang caleg dan capres tersebut, sebutkanlah identitasnya dengan jelas agar kami tidak memilihnya. Karena jika Antum tidak menyebutkannya, maka berarti Antum telah menyembunyikan kebatilan.

***

Wahai, Al Mukarrom para Ulama selaku pewaris para nabi…

Jika hak memilih pemimpin bagi rakyat dalam negara demokrasi Antum pertaruhkan dengan ‘wajib’ dan ‘haram’ yang konsekuensinya adalah kewajiban bagi ALLAH untuk mengganjar perbuatan tersebut dengan ‘pahala’ dan ‘dosa’, sedangkan ALLAH menegaskan bahwa hanya DIA-lah Dzat yang berkedaulatan menetapkan hukum, padahal negeri demokratis ini tidak melandaskan hukumnya kepada syariat dari ALLAH dan tidak ada satupun dari para parpol, caleg, dan capres yang berkomitmen menegakkannya, maka tidakkah Antum pikir fatwa itu hanyalah sebuah blunder yang amat sangat dahsyat yang dilakukan oleh orang-orang berilmu tinggi dalam agama, seperti Antum, yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh ALLAH Swt???

***

Wahai, Al Mukarrom para Ulama selaku pewaris para nabi…

Jika tidak memilih dalam pemilu alias golput diharamkan, tidakkah seharusnya terlebih dahulu Antum…

mengharamkan orang-orang yang tidak: memenuhi syarat-syarat ideal bagi terwujudnya cita-cita bersama sesuai dengan aspirasi umat dan kepentingan bangsa; beriman dan bertakwa, jujur (siddiq), terpercaya (amanah), aktif dan aspiratif (tabligh), mempunyai kemampuan (fathonah), dan memperjuangkan kepentingan umat Islam; untuk mengajukan diri sebagai caleg dan capres???

mengharamkan para pengurus partai-partai politik mengajukan orang-orang yang tidak: memenuhi syarat-syarat ideal bagi terwujudnya cita-cita bersama sesuai dengan aspirasi umat dan kepentingan bangsa; beriman dan bertakwa, jujur (siddiq), terpercaya (amanah), aktif dan aspiratif (tabligh), mempunyai kemampuan (fathonah), dan memperjuangkan kepentingan umat Islam; sebagai caleg maupun capres???

mengharamkan para komisioner KPU/KPUD menyetujui dan meloloskan orang-orang yang tidak: memenuhi syarat-syarat ideal bagi terwujudnya cita-cita bersama sesuai dengan aspirasi umat dan kepentingan bangsa; beriman dan bertakwa, jujur (siddiq), terpercaya (amanah), aktif dan aspiratif (tabligh), mempunyai kemampuan (fathonah), dan memperjuangkan kepentingan umat Islam; sebagai caleg maupun capres???

***

Wallahu’alam…

Just a thought…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: