h1

Absolutely Dummies Guide: Membuat Grafik S versus t dengan Microsoft Office Excel 2007

24 April 2013

Menampilkan data-data hasil percobaan (eksperimen) ataupun penelitian ilmiah lainnya secara visual dalam bentuk grafik adalah suatu kebutuhan. Namun ternyata, perlu langkah-langkah khusus yang jarang sekali dicontohkan di pelajaran TIK. Umumnya guru TIK memberikan contoh-contoh data dari bidang sosial (penjualan, nilai ujian, dsb.) untuk ditampilkan dalam diagram batang, garis, maupun lingkaran. Nah, untuk melengkapinya, dalam tulisan kali ini saya ingin berbagi pengalaman membuat diagram atau grafik untuk keperluan menampilkan data-data di bidang IPA khususnya Fisika. Sebagai contoh, digunakan data-data hasil pengukuran waktu pada percobaan gerak lurus.

Buka aplikasi Microsoft Office Excel 2007, ketikkan data seperti berikut ini:

43E3131_goe13fd_01

Klik tab Insert, arahkan mouse ke grup Charts, klik tanda segitiga di bawah toolbar Scatter, pilih Scatter with Smooth Lines and Markers:

43E3131_goe13fd_02

Berbagai aplikasi Microsoft Office dilengkapi dengan fitur-fitur semacam auto-completed. Masalahnya, hasil yang dikeluarkannya seringkali tidak sesuai dengan kita butuhkan, seperti berikut ini:

43E3131_goe13fd_03

Perhatikan, setidaknya data-data yang diplot pada sumbu X dan sumbu Y sudah benar. Langkah berikutnya adalah melakukan customize sesuai dengan kebutuhan.

Perhatikan pula saat bekerja dengan grafik, pastikan grafik yang sudah dibuat dalam keadaan aktif/terpilih agar toolbar Chart Tools muncul di atas. untuk memastikan klik saja bagian bingkai grafik tersebut.

Untuk grafik yang akan disisipkan di naskah laporan, yang biasanya diketik di Microsoft Office Word, perlu dilakukan beberapa penyesuaian, yaitu:

Menghilangkan Legend yang muncul di bagian kanan

Pilih tab Layout, arahkan mouse ke grup Labels, klik tanda segitiga di bawah toolbar Legend, pilih None:

43E3131_goe13fd_04

Hasilnya, Legend di kanan akan menghilang dan area grafik menjadi lebih luas:

43E3131_goe13fd_05

Menghilangkan Title yang muncul di atas

Langkah-langkah awalnya sama dengan sebelumnya. Kali ini arahkan mouse ke grup Labels, klik tanda segitiga di kanan toolbar Chart Title, pilih None:

43E3131_goe13fd_06

Hasilnya, Title di atas akan menghilang dan area grafik menjadi lebih luas:

43E3131_goe13fd_07

Menghilangkan garis-garis mendatar (horizontal gridlines) yang muncul di area grafik

Langkah-langkah awalnya sama dengan sebelumnya. Kali ini arahkan mouse ke grup Axes, klik tanda segitiga di kanan toolbar Gridlines, arahkan mouse ke Primary Horizontal Gridlines, geser mouse ke kiri sedikit, pilih None:

43E3131_goe13fd_08

Akan diperoleh grafik tanpa garis-garis horizontal:

43E3131_goe13fd_09

Menambahkan judul/keterangan besaran dan satuannya pada sumbu X

Pilih tab Layout, arahkan mouse ke grup Labels, klik tanda segitiga di kanan toolbar Axis Titles, arahkan mouse ke Primary Horizontal Axis Title, geser mouse ke kanan sedikit, pilih Title Below Axis:

43E3131_goe13fd_10

Akan muncul kotak untuk judul sumbu X di bawah grafik:

43E3131_goe13fd_11

Klik 2 kali kotak tersebut, edit tulisannya dengan “Waktu Tempuh, t (s)” tanpa tanda kutip, lalu klik bingkai grafik untuk keluar dari modus edit:

43E3131_goe13fd_12

Menambahkan judul/keterangan besaran dan satuannya pada sumbu Y

Pilih tab Layout, arahkan mouse ke grup Labels, klik tanda segitiga di kanan toolbar Axis Titles, arahkan mouse ke Primary Vertical Axis Title, geser mouse ke kanan sedikit, pilih Rotated Title:

43E3131_goe13fd_13

Akan muncul kotak untuk judul sumbu Y di kiri grafik:

43E3131_goe13fd_14

Klik 2 kali kotak tersebut, edit tulisannya dengan “Jarak, S (cm)” tanpa tanda kutip, lalu klik bingkai grafik untuk keluar dari modus edit:

43E3131_goe13fd_15

Nah, sampai disini grafik sudah selesai dan siap disisipkan ke naskah ataupun slide. Caranya:

  • klik bingkai grafik untuk memastikan grafik dalam keadaan aktif/terpilih
  • klik copy (atau tekan Ctrl-C bersamaan)
  • lalu pindah ke aplikasi Word atau PowerPoint
  • tempatkan kursor pada bagian naskah atau slide yang akan disisipi grafik

Sampai disini, biasanya, pengguna langsung melakukan paste tanpa memedulikan jenis obyek yang disisipkan, langkah ini kurang dianjurkan. Sebagai gantinya, lakukan langkah berikut ini (contoh di Microsoft Office Word 2007):

Perhatikan pojok kiri atas, pada tab Home, grup Clipboard, terdapat toolbar Paste, klik tanda segitiga di bawahnya, pilih Paste Special:

43E3131_goe13fd_16

Akan muncul dialog box seperti ini:

43E3131_goe13fd_17

Pilihlah salah satu yang berjenis Picture atau Bitmap, hasilnya akan seperti ini:

43E3131_goe13fd_18

Jika tadi Anda langsung memilih Paste atau menekan tombol Ctrl-V setelah memilih Copy (Ctrl-C), grafik akan diimpor dari Excel lalu disisipkan ke Word atau PowerPoint berupa Microsoft Office Graphic Object (pilihan yang terbawah). Apa bedanya? Jika penasaran, silahkan saja dicoba sendiri satu-persatu, lalu perhatikan perbedaannya.

Semoga bermanfaat…

Just sharing experience

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: